Sunday, October 18, 2009

Penyakit Hati


Mari kita berusaha dan memohon dijauhi penyakit hati.
Antara tanda-tanda penyakit hati adalah:

01. Benci membenci
02. Gembira atas kesusahan orang lain
03. Dukacita atas kejayaan orang lain
04. Mengharapkan keburukan terhadap orang lain
05. Tidak suka memohon maaf dan memaafkan
06. Hasad dengki
07. Dendam
08. Bakhil atau kedekut
09. Buruk sangka terhadap orang lain
10. Tidak bertolak ansur
11. Tidak bertimbang rasa
12. Berat Tulang dan tidak suka menolong
13. Tamak
14. Degil dan keras hati
15. Mementingkan diri sendiri
16. Sombong
17. Tidak sabar
18. Memandang hina kepada orang lain
19. Riak
20. Bangga Diri
21. Rasa diri bersih dan suci.

Sumber Foto: http://www.thehealthylonglifeblog.com/wp-content/uploads/2008/09/liver-detox.jpg

Sukses Dalam Cabaran


1. Kembangkan sikap positif. Minat terhadap apa yang anda lakukan.
2. Tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Mengamalkan pengetahuan
3. Kembangkan keinginan untuk unggul. Berusaha melakukan yang terbaik.
4. Bekerja berdasarkan jadual. Patuhi jadual anda sendiri. Mulakan dengan sesuatu yang baik, kemudian bergerak dengan suatu kecepatan yang teratur dan mantap dan akhirinya dengan sasaran menuju garisan penamat.
5. Menetapkan keutamaan. Agak sukar melakukan banyak kerja dalam satu masa. Jadi, lakukan mengikut keutamaan.
6. Menetapkan matlamat / sasaran yang kuat. Ia akan menjadi pendorong tindakan anda.
7. Mencipta lingkungan / persekitaran yang membantu. akan memudahkan anda mencapai matlamat anda.
8. Berjuang mencapai kesempurnaan walaupun dalam perkara-perkara kecil. Hal-hal kecil dan remeh boleh menyebabkan anda tersasar daripada matlamat anda.
9. Mengetahu gambaran keseluruhan - bukan hanya sebahagian. Menjadi panduan melaksanakan tindakan-tindakan anda.
10. Mengguna sebanyak mungkin pancaindera anda. Meningkatkan keberkesanan dan laluan pantas menuju matlamat.
11. Selalu menguji diri anda. Kembalikan diri ke laluan sebenar jika telah tersasar.
12. Kembangkan daya konsentrasi. Fokus terhadap apa yang dilakukan akan mengelakkan anda tersasar dan melambatkan pencapaian matlamat.
13. Setiap orang dapat melakukannya jika bersedia mengorbankan waktu dan usaha untuk sesuatu hal itu.

Hadapi cabaran anda!!! Moga terus sukses!

Wednesday, October 14, 2009

Kartun pentingnya persahabatan

Sunday, October 11, 2009

Adab Hubungan Suami-isteri

Abu Said Al-Khudri bahwa Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):

"Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal itu Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.

Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda:

Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.

Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.

Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.

Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.

Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur'an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.

Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.

Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.

Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam 'Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.

Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam 'Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.

Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.

Ke 11: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.

Ke 12: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.

Ke 13: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu', karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.

Ke 14: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya'ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.

Ke 15: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.

Ke 16: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya', dan ahli bi'ah.

Ke 17: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:

إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan." (Al-Isra': 27).

Ke 18: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.

Ke 19: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur'an, ridha terhadap pemberian Allah swt.

Ke 20: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi "Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah", tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.

Ke 21: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang 'alim.

Ke 22: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.

Ke 23: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum'at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum'at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan 'alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum'at sesudah 'Isya', maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.

Ke 24: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.

Ke 25: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)

Saturday, September 19, 2009

Selamat Meraikan Sambutan ‘Eidul Fitri

Assalamualaikum dan salam sejahtera.
Saya mengucapkan selamat meraikan sambutan ‘Eidul Fitri kapada seluruh kaum Muslimin di Malaysia. Saya juga ingin menyeru supaya marilah kita bersama menyambut hari lebaran ini dengan penuh keceriaan dan kesederhanaan.

Amalan-Amalan Yang Digalakkan &Kesilapan di Hari Raya


Di hari mulia Syawal ini pula, umat Islam adalah amat digalakkan untuk :-1) Mandi sunat hari raya sebelum keluar menunaikan solat sunat idil fitri .

Ulama besar Tabien Said Bin Jubayr berkata : "Tiga perkara sunnah di hari raya iaitu antaranya : mandi sunat sebelum keluar solat hari raya".


2) Menjamah makanan sebelum keluar.

Ia berdasarkan hadith dari Anas Bin Malik yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari yang menyebut : "Nabi SAW tidak keluar di pagi hari raya idil fitri sehinggalah Nabi SAW menjamah beberapa biji kurma..."

3) Memperbanyakkan Takbir dan bukan memperbanyakkan menonton TV dan bermain mercun ;

Seharusnya umat Islam jangan terlalu di sibukkan dengan aktiviti persiapan raya sehingga meninggalkan peluang takbir ini. Ini adalah penting bagi syiar Islam selain kalimah Takbir yang dibenci oleh Syaitan. Ad-Dar Qutni melaporkan bahawa apabila Ibn Umar r.a keluar di hari raya Idul Fitri, beliau akan berterusan bertakbir sehinggalah imam keluar untuk mengimamkan solat hari raya.

4) Mengucapkan selamat dan mendoakan antara satu sama lain ;

Tiada masalah untuk menggunakan apa jua kalimah, asalkan ianya mempunyai maksud yang sama. Bagaimanapun, kalimah yang digunakan di zaman baginda SAW adalah "Taqabbalahhu minna wa minkum" ertinya : Semoga Allah menerima amalan ( amalan dan ibadat di Ramadhan) kami dan kamu".

Disebut dalam sebuah riwayat :

قال واثلة لقيت رسول الله يوم عيد فقلت تقبل الله منا ومنك قال نعم تقبل الله منا ومنك

Ertinya : Berkata Wathilah, Aku bertemu Rasulullah s.a.w pada hari raya dan aku katakan pada baginda "taqabballahu minna wa minka", baginda menjawab : Ya, taqabballahu minna wa minka" ( Al-Baihaqi, rujuk perbincangan di Fath Al-Bari, 2/446 )

5) Memakai pakaian terbaik yang ada ;

Walaupun demikian, perlulah mengikut kemampuan dan tiada pembaziran dibenarkan.

Tidak dibenarkan untuk menghina pakaian orang lain yang kurang indah dan mahal (kecuali pakaian seksi dan tidak menutup aurat memang di haramkan di dalam Islam).

6) Menukar jalan ke tempat solat (balik dan pergi) ;

Ia berdasarkan hadith dari Jabir r.a yang menyebut bahawa Nabi SAW biasanya menukar atau berbeza jalan pergi dan pulang apabila di hari raya" (Riwayat Al-Bukhari)

7) Berziarah dan merapatkan hubungan baik sesama Muslim sempena musim cuti yang diperolehi.



RINGKASAN KESILAPAN DI HARI RAYA

Dalam pada masa yang sama, secara amat ringkas saya sertakan beberapa kesilapan kesilapan kerap di musim perayaan :-

1) Sentuhan ; Berjabat tangan di antara lelaki dan wanita secara meluas ketika berziarah rumah jiran dan rakan. Walaupun terdapat perbezaan pendapat para ulama dalam bab ini. Ia lebih baik dijauhi terutama apabila melibatkan pemuda dan pemudi.

2) Aurat & Ipar ; Ipar duai yang tidak menjaga aurat di antara satu sama lain ketika berada di dalam rumah. Seperti adik ipar perempuan tidak menutup aurat di rumah sedangkan abang iparnya berada di rumah. Termasuk juga, tidur secara terbuka di ruang tamu tanpa menutup aurat, sehingga membolehkan abang ipar atau adik ipar lelaki melihat aurat yang terdedah.

3) Wangian Wanita ; Kaum wanita memakai wangian dan solekan ala artis di musim perayaan lalu keluar dari rumah mendedahkan diri mereka kepada lelaki bukan mahram.

4) Pakaian Wanita ; Pakaian yang mendedahkan susuk tubuh dengan sempit dan nipisnya lalu bertandang ke khalayak ramai.

5) Kubur ; Berkumpul beramai-ramai di kubur hingga duduk di atas kubur orang lain dengan alasan untuk membaca Yasin yang agak panjang dan meletihkan jika berdiri. Larangan ini disebut jelas di dalam mazhab Syafie sebagai dihurai oleh Imam Khatib As-Syarbini, malah bersandar kepadanya juga dilarang ( Mughni Al-Muhtaj, 1/354 ; Minhaj at-Tolibin)

6) Meninggalkan solat ; kerana terlalu sibuk beraya di sana sini.



7) Dosa Bertempoh ; Kembali melakukan dosa yang ditinggalkan di bulan Ramadhan. Malah memang sebahagiannya diniatkan untuk disambung selepas Ramadhan. Sebagai contoh, ada yang menangguhkan pergaduhan di Ramadhan, maka syawal bolehlah bergaduh kembali. Syawal dijadikan tempat lambakan maksiat berdating, bersyahwat melalui telefon dan 'chat', berjalan jauh berdua-duaan dengan teman wanita dan lain-lain. Hancurlah seluruh kebaikan yang baru hendak sebati dengan hati, sudah dibuangnya jauh-jauh.



Terlalu banyak lagi senarainya, bagaimanapun cukuplah terlebih dahulu apa yang dicatatkan. Semoga ada manfaat.



Selamat Hari Raya Idil Fitri


"Taqabballahu Minna Wa Minkum Solehal A'Mal"

coretanfisabilillah.blogspot

Thursday, September 17, 2009

TAK PERNAH CIUM PIPI MAK DAN AYAH ?



Assalamualaikum...

Buat semua yg masih mempunyai Ayah dan Ibu, PULANGLAH melihat Ayah dan Ibumu sempena kedatangan hari raya aidilfiri yg penuh keberkatan...leburkan dosa ditapak tangan.

Memang ada yg masih mempunyai ayah dan ibu tapi tak pernah mencium pipi ayah dan ibunya. Alangkah malangnya kita jika sepanjang hidup selepas kita cukup umur,kita tak pernah mencium pipi mak ayah kita. Adakah kita rasa jijik atau malu atau tak sampai hati mencium pipi kedua mereka?
Sempena Aidil fitri ini cubalah kita melakukan kebaikan ini. Jangan sampai nanti bila tubuh mak ayah kita terbaring kaku tanpa nyawa baru kita nak cium pipi mak ayah kita. Tunjuklah kasih sayang kita kepada kedua mereka semasa mereka masih hidup lagi.

Jgn pula ada yg hanya mengirim lagu hari raya yg dinyanyikan oleh Siti, M.Nasir, Mamat, Sudirman dan lain2 lagi (sekadar menyebut beberapa lama) tapi tak pernah seumur hidup untuk mengirimkan bacaan Ayat2 suci Al-quran pada mak ayahnya. Lagu raya tak mampu nak menyelamatkan mak ayah kita. Ubah cara sambutan hari raya kita dengan mengirimkan doa dan alunan zikir dan bacaan ayat suci Al-quran, kerna ini lah yg menjadi penyelamat kita dan ibu ayah kita.

tinggalkan budaya "tuju lagu" kepada budaya tuju doa dan bacaan al-quran.

Bagi yg berminat sangat telefon stesen radio untuk sampaikan lagu raya pada mak ayah dan kenalan, baik tukarkan budaya ini. kirimkan bacaan surah al-Baqarah la pulak. Baru terkejut beruk DJ yg bertugas. Berpeluh ketiak dia mencari CD bacaan A-Quran.

Tentu anda pernah terfikir bukan ?
Oleh itu marilah kita sama2 merenung dan mengambil iktibar.


Terlebih baik kita mendengar apa yg diucapkan oleh Luqman kepada Anaknya.

Antara Wasiatnya yg terdapat dalam Al-quran adalah :

WASIAT (NASIHAT) LUQMAN KEPADA ANAKNYA:

Dan Kami wajibkan manusia taat kepada ibu dan bapa. Ibunya telah mengandungkannya (dengan menderita) lemah bertambah lemah dan berhenti menyusukannya dalam masa dua tahun (Kami perintahkan ) : Hendaklah engkau bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua ibubapamu, kepada Ku jua tempat kembali.

Dan jika keduanya memaksamu supaya engkau mempersekutukan Aku (dengan sesuatu) tanpa ada,pengetahuanmu kepadanya,maka janganlah engkau taati keduanya, dan pergaulilah keduanya didunia dengan baik. Turutlah jalan orang yg kembali kepadaKu, kemudian kepadaKu lah kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yg telah kamu kerjakan.( Ayat 14 dan 15 surah Al-Luqman)


Pelbagai pendapat ahli tafsir mengenai sejarah Luqman yg kisahnya disebut dalam Al-quran. Ada yg menyatakan dia adalah seorang Nabi pada masa Isa dengan Nabi Muhammad S.A.W., dan ada yg menyatakan beliau seorang wali Allah pada zaman Bani Israil dan lain2 pendapat. Tetapi pa yg paling penting Lukman adalah seorang yg diberi Allah "HIKMAH" dan termasuk dari golongan yg beriman kepada Allah.

Apa pun saya dengan penuh kerendahan hati dengan ini mengucapkan
SELAMAT MENYAMBUT AIDILFIRI AL-MUBARAK kepada seluruh muslimin dan muslimat.
MAAF ZAHIR BATIN.

Semoga Kejayaan kita menghidupkan malam2 Ramadhan akan berterusan untuk menhidupkan malam Aidilfitri dengan takbir tahmid dan zikir pada Allah. InsyaAllah Hati kita tidak akan mati pada waktu matinya hati.

Sekian. Wassalam

blogger templates | Make Money Online